Showing posts with label koas. Show all posts
Showing posts with label koas. Show all posts

Tuesday, April 28, 2009

Flu Babi / Swine Influenza (H1N1)

Negara Indonesia saat ini diributkan oleh salah satu virus yang masih bersaudara dengan Flu burung (H5N1). Smoga sedikit tulisan mengenai Flu babi ini dapat memberikan sedikit pencerahan agar kita tidak terlalu takut atau terlalu cuek karena tidak mengetahui seluk beluk dari Flu babi ini. Jadi hadapilah semua berita dengan semestinya :D... stay cool guys...


Apa itu Flu Babi? Swine Influenza?

Flu Babi adalah Penyakit yang mengenai organ respirasi (pernafasan) pada BABI yang disebabkan oleh virus Influenza tipe A. Normalnya kita tidak akan terinfeksi, tetapi kejadian ini mirip dengan flu burung, dimana virus dapat bermutasi (dimutasikan*) sehingga dapat mengenai manusia.

Siapa yang pertama terkena?

Untuk di Indonesia memang belum ada laporan yang sangat jelas ketika tulisan ini saya tulis. Di Amerika (lagi-lagi di Amerika* - menurut CDC) dilaporkan pada akhir maret - awal april, di California selatan dekat San Antonio, Texas, ditemukan penderita Flu Babi (woow hebat ya, diagnosis mereka....*).


Bagaimana gejala Flu Babi?

Gejala Flu memang tidak spesifik, sangat susah untuk membedakan itu flu babi atau flu burung (sepengetahuan saya - tolong dikoreksi jika salah). Penampakannya mirip gejala infeksi pada saluran pernafasan lainnya. Dari Demam, Batuk, Sakit tenggorokan, pegel linu, sakit kepala, mengigil, dan lemas.


Bagaimana cara penyebarannya?

Mirip dengan virus Flu lainnya, melewati droplet (ingus*, cairan saluran pernafasan he he he). -ups bisa buat senjata biologis donk-, karena kemudahan menularnnya ke orang lain.


Bagaimana Pengobatannya?

CDC recommends the use of oseltamivir or zanamivir for the treatment and/or prevention of infection with these swine influenza viruses. Antiviral drugs are prescription medicines (pills, liquid or an inhaler) that fight against the flu by keeping flu viruses from reproducing in your body. If you get sick, antiviral drugs can make your illness milder and make you feel better faster. They may also prevent serious flu complications. For treatment, antiviral drugs work best if started soon after getting sick (within 2 days of symptoms). (2 hari setelah simptom? di Indonesia? mana tahu kita kena Flu burung? dokter di sini tahunya Flu biasa :D, jangan2 kita nanti disuruh impor peralatan Lab buat deteksi ni virus, PINTAR!! dan LICIK!! ).

Bagaimana mencegah agar tidak mengenai kita?

  • Tutuplah mulut dan hidung anda dengan masker jika sedang mengalami flu, jangan mendzholimi orang lain dengan menyebarkan virus anda.
  • Cuci tangan anda dengan sabun dan air, gunakan alkohol jika perlu.
  • Jangan membiasakan menyentuh hidung, mulut, dan mata dengan tangan kotor anda.
  • Usahkan menjaga jarak dengan orang yang terkena Flu.
  • Jika, anda terserang flu, direkomendasikan untuk mengambil izin istirahat di rumah.
Smoga sedikit informasi ini bermanfaat, smoga kita tidak dibodohi oleh A****** seperti kasus Flu burung kemarin. Jangan pernah mengirimkan informasi penting untuk mereka (strain virus)!!. Mirip sekali dengan mengirimkan bahan mentah kepada mereka, dan mereka menjual bahan jadinya dan tentu saja keuntungan terbanyak untuk mereka. Mirip juga dengan membeli produk Blackberry dll, padahal bahan baku dari kita :D (ha ha ha becanda d...)....

Masukan, saran, pertanyaan dan cercaan selalu terbuka untuk anda....

sumber :
www.CDC.gov




Baca Selanjutnya..

Tuesday, March 3, 2009

Lecture Notes Ebook

My Lecture Notes Ebook Collection :

Lecture Notes on Obstetrics and Gynecology
Lecture Notes on ENT
Lecutre Notes on Opthalmology
Lecture Notes on Public Health
Lecture Notes on Respiratory Medicine
Lecture Notes on Clinical Anestesi

i found that from gigapedia.org, my faculty has a lot of ebook but u must be a member first. i search for another Lecture Notes Ebook, such as : LN on Dermatology, LN on Neurology, and LN on Cardiology... if u can find one of them, please contact me, i would grateful for that..

happy reading!! <= kitaupload.com

Baca Selanjutnya..

Monday, February 16, 2009

Try Out UKDI

Hari minggu kemarin, penulis mengikuti Try Out UKDI ( Ujian Kompetensi Dokter Indonesia ) di fakultas kedokteran ugm. Pesertanya lumayan banyak, soalnya lumayan sulit, buat teman - teman yang mau download soal bisa di link di bawah ini :

DOWNLOAD


Jika ingin kuncinya... Download aja DISINI

Baca Selanjutnya..

Thursday, February 12, 2009

We Trapped!!!

Kejadian ini terjadi tepatnya hari kamis 12 Februari 2009 sekitar pukul 12.30 hingga pukul 13.10. Waktu itu kami ingin kembali ke bangsal lantai 4 menggunakan lift. Tanpa ada firasat apapun, kami langsung menaiki lift yang ada di bangsal diikuti satu pasien dengan bed serta perawat dan keluarga yang menemani. Pertama-tama lift turun dulu ke basement karena sebelumnya ada residen saraf yang ingin ke basement.

Pertama-tama terasa lamaaa sekali menuju ke basement padahal kami naik dari ground, satu lantai di atas basement. selang 5 menitan, lho koq gak sampai2, padahal indikator menunjukkan huruf B, yang artinya sudah masuk ke Basement, apa macet ya pintunya. "Oo, coba buka pintu lifnya secara paksa dik" kata residen. Salah satu teman kami akhrinya membuka paksa pintu tersebut dan ternyata JENG JENG JENG...... tampak gambaran kehitaman halus mulus kaya'  tembok semen.... eh beneran itu tembok semen... dan tanpa disadari kami ternyata terjebak diantara basement dan ground... Oh My GOD.!!


We Trapped!! koas 3 biji, pasien 1 biji, keluarga pasien 1 biji, perawat 1 biji, dan residen yang kebingungan karena mau laporan siang satu biji!!

Akhirnya suasan jadi agak Deg degan. Kami langsung berinisiatif menelpon teman yang ada di bangsal untuk melapor ke satpam, tapi gak ada sinyal karena kami terjebak di lantai dasar. Oh My GOD!!!... untung teman kami ada yang membawa hape CDMA tapi ternyata tidak bisa juga T_T... dan perawat pun mengeluarkan Simpatinya - operator red - dan emang sinyal simpati tu kuat tapi mahalnya tu rek... 
Sudah 10 menitan dari menelpon ternyata tidak ada perkembangan, akhirnya residen yang kebingungan tu pun langsung meminta teman kami membuka pintu lift secara paksa, dan memanggil2 pertolongan. Ternyata ada residen di basement, kemudian rekan residen itu juga membuka paksa pintu lift yang ada di luar.. akhirnya JENG JENG JENG... kami terjebak sekitar 60% dari pintu lif luar, dan dengan cepat pasien bisa dikeluarkan....

Ni pintu lifnya yang udah terbuka
Koas-koas Patho yang terperangkap ha ha ha ha ah
To Sardjito mbok dibenerin tu lift....

Baca Selanjutnya..

Wednesday, February 4, 2009

Stase Mata RSUD Cilacap

Beberapa minggu yang lalu, aq mendapatkan tugas dari Bagian Ilmu Kesehatan Mata RSUP Dr. Sardjito untuk belajar di Cilacap. Tugas ke luar seperti ini, sebenarnya sangat kunantikan jika menjalani stase koas, karena selain mendapatkan pengalaman yang tidak bakal kita dapatkan di Basecamp -RSUP-, aq juga mendapatkan uang saku ekstra dari orang tuaku we ke ke, kadang ketika pulang, sisanya bisa aq habiskan buat beli-beli :D. Untuk itu aq harus benar-benar super duper hemat ketika menjalani stase di luar kota.

Perjalanan Djogja-Cilacap membutuhkan waktu sekitar 3-4 jam. Dengan menggunakan Honda Megapro, aku pun siap melaju ke kota Cilacap, melewati jalur selatan kemudian tembus ke pertanahan, perempatan mbuntu terus, akhirnya sampai juga di wilayah Cilacap Selatan.

 
Wow, ternyata rumah yang kutempati lumayan juga. Rumah sederhana ini ternyata dilengkapi dengan TV LG layar datar, 3 kamar tidur, 1 ruang keluarga, 1 ruang tamu, tempat makan, dan dapur. Mes di Banyumas kalah ni.
Setelah belajar di poliklinik, kusempatkan jalan-jalan di sekitar RSUD. Cilacap ternyata kota yang sepi dan harga makanan di sini relatif MAHAL, mungkin dikarenakan adanya depo-depo PERTAMINA, menjadikan warga berasmusi bahwa karyawan PERTAMINA tu kantongnya tebel2. Pernah suatu waktu, makan bersama sobat koas di Rumah Makan Padang, kena hampir 50rb... wess setelah itu, kami tidak pernah makan di sana lagi, dan cari warteg2 deket RSUD.
Nah, ternyata di Cilacap tu, ada rumah seharga bermilyar-milyar, dan hebatnya lagi, rumah itu milik personal alias pribadi. Wah wah, bener2 gak singkron ya sama keadaan perekonomian masyarakat kita ini. Ini ni rumahnya :
 
 
 
Yeah, Stase Mata ini akhirnya selesai juga.... see u on Neurology State, jalan-jalan ke mana lagi ya nanti hi hi hi hi

Baca Selanjutnya..

Wednesday, December 24, 2008

ABCD Principle? at Emergency

 
Ketika di unit Emergency, selalu teringat dalam benak kita mengenai prinsip ABCD yang harus kita terapkan ketika Initial Assessment. Perinsip itu antara lain :

  • A --> Airway
    Kita mencari gangguan pada jalan nafas pasien, biasanya ada 3 tanda gangguan nafas antara lain : stridor (suara parau), bubbling (kaya orang kumur), dan groogling (ngorok). Pada pasien tidak sadar, paling banyak disebabkan  oleh karena jatuhnya lidah sehingga menutup jalan nafas.
  • B --> Breath
    Mencari gangguan nafas, apakah karena pneumothorax, flail chest, escar, dll.
  • C --> Circulation
    Mencari gangguan sirkulasi, apakah karena gangguan pompa, gangguan volume, dll.
  • D --> Disability
    Mencari gangguan neurologis, biasanya dengan pemeriksaan GCS, motorik, sensorik, dll
Nah sebenarnya ada ABCD lain ketika jaga di UGD, ni kudapat ketika jaga UGD we he he he
  • A -->Anamnesis pasien
    Jadi pasien kita anamnesis sampai tuntas, hingga gak bisa cerita2 lagi.
  • B --> Bingung sendiri
    Saking banyaknya anamnesis, gak bisa menuju ke diagnosis, atau emang gak tau penyakitnya pasien we ke ke ke, karena bingung terus langsung ke C
  • C --> Consul Residen/Staff via telp
    CITO dok he he he (beneran cito?), kemudian residen/staff datang dan ke D
  • D --> Ditanyain residen/staff plonga-plongo
    Ditanyain udah kamu apakan pasiennya? diem, liatin koas lain. Dapat apa di pemeriksaan? jawab tesendat2 terus diem lagi sambil liatin koas lain. diagnosismu apa? Zzzzzz.
Yooo belajar lagi ya dokmud :)...

Baca Selanjutnya..

Tuesday, December 23, 2008

TIPS TRIK JADI KOAS


 

Inilah sedikit gambaran, seorang yang mirip diriku he he he koas penuh utang, eit, bukan utang duit lho, tapi utang tugas2 misal kaya refleksi, tutorial, dan bahkan utang ujian karena waktu yang pendek, jika tidak dimanfaatkan sebaik2nya akan jadi seperti gambar diatas. Selain itu juga, jika paz apez saja dapat dosen yang bisa bikin koas-koas menjadi seperti diatas, kuucapkan selamat bergabung dengan kelompok "Kami" wa ka ka ka, tapi smoga diriku ini segera pensiun dari kelompok yang seperti "ITU".... Yoz tak ada kata menyerah... maju terus koas Indonesia (???)..

Gambar itu aq ambil dari website http://kartunesia.busythumbs.com dan kuedit dikit2, mumpung gak ada tulisan copyrightnya he he he, kalo ada tolong aq diingatkan.. gambarnya bakal tak hapus sebelum kena tuntutan KUHP (Kasih Uang Hilang Perkara --ups salah ya kepanjangannya--...)

Baca Selanjutnya..

Monday, December 22, 2008

IPSS score n MADSEN score

Ni buat yang butuh IPSS score dan Madsen score, diambil dari lembaran di poli Urologi RSUP Dr. Sardjito

------Download------

Baca Selanjutnya..

Kejar Dokter!!

Beberapa hari ini, aq serasa mirip menjadi wartawan, jika wartawan yang dikejar adalah berita, sedangkan aq adalah dokter!! Wah terutama stase bedah, yang mayoritas dokternya mempunyai gelar "Pendekar Angin". Yozz semangat "Mengejar dokter"...

Baca Selanjutnya..

Tuesday, December 9, 2008

Ujian dg Prof Marijata

Akhirnya, keluar juga jadwal ujian, "Busyyet, dapat Prof. Marijata" itulah kata-kata yang keluar dari teman-temanku. Banyak gossip2 beredar, dari ujiannya sebaik apapun dapatnya B. Katanya sulit. Pokoknya begitulah gosip yang beredar. Tapi koq buatku biasa-biasa aja ya, gak ngerti, apa aku-nya yang ndablek, not really care about that. Yang penting si dokternya bukan "pendekar angin" (apa itu??).... Pendekar angin maksudnya susah dicari2, karena kesibukan dokternya.

Baca Selanjutnya..

Sunday, November 23, 2008

Koas Stase Bedah Anak RSUP dr. Sardjito

Stase ini lumayan santai dibandingkan stase orthopedi, biasanya yang kami lakukan dulu adalah ikuti visite pagi dan jaga poli. Sedangkan ikut ke OK (kamar operasi) jika dan hanya jika ada pasien. Waktu kami kurang beruntung, karena tidak ada pasien waktu itu. Kemudian, bakal mendapat tentiran dengan dr. Akhmad Makmudi, Sp.BA, beliau akan menerangkan sebuah titik, titik apa itu?.....

Di poli, kita dapat melakukan businasi, walaupun kompetesi kita bernilai 2, tetapi kita dapat melakukannya hingga kompetesi 3. Businasi adalah melakukan patensi lubang anal setelah operasi pembuatan lubang (PSARP) pada atresia ani. Tujuannya agar lubang tersebut tidak kolaps. Ukuran businasi menyesuaikan dengan keadaan dan umur pasien.

Posterosagital Anorectoplasty (PSARP) -diambil dari "bedah revealed" (Dr. Rudy)-
adalah suatu tindakan operasi definitif pada pasien atresia ani dengan tehnik operasi menggunakan irisan kulit secara sagittal mulai dari tulang koksigeus sampai batas anterior bakal anus.
Metode ini diperkenalkan oleh Pena dan de Vries pada tahun 1982. Prosedur ini memeberikan beberapa keuntungan seperti kemudahan dalam operasi fistula rektourinaria maupun rektovaginal dengan cara membelah otot dasar perlvis, sling, dan sfingter.

Macam-macam PSARP

  • Minimal PSARP
  • tidak dilakukan pemotongan otot levator maupun vertical fibre, yang penting adalah memisahkan common wall untuk memisahkan rektum dengan vagina dan yang dibelah hanya otot sfingter eksternus. indikasi : dilakukan pada fistula perineal, anal stenosis, anal membran, bucket handle dan atresia ani tanpa fistula yang akhrian rektum kurang dari 1 cm dari kulit.
  • Limited PSARP
  • yang dibelah adalah otot sfingter eksterns, muscle fiber, muscle complex serta tidak membelah tulang coccygeus. Yang penting adalah diseksi rektum agar tidak merusak vagina. indikasi : atresia ani dengan fistula rektovestibuler
  • Full PSARP
  • dibelah otot sfingter eksternus, muscle complex, dan coccygeus indikasi : atresia ani letak tinggi dengan gambaran invertogram gambaran akhiran rektum lebih dari 1 cm dari kulit, pada fistula rektovaginalis, fistula rektouretralis, atresia rektum dan stenosis rektum.

Untuk tehnik operasi, silahkan tanya kepada residen yang sedang stase bedah anak. Yang penting untuk dokter umum adalah Perawatan Pasca PSARP :
  • antibiotik IV selama 3 hari, salep antibiotik selama 8-10 hari.
  • 2 minggu pasca operasi dilakukan anal dilatasi (businasi) dengan heger dilatation, 2 x sehari dan tiap minggu dilakukan anal dilatasi dengan anal dilator yang dinaikkan sapai mencapai ukuran yang sesuai dengan umurnya
  • Businasi dihentikan jika busi nomor 13-14 mudah masuk.

UMUR UKURAN
1 - 4 bulan #12
4 - 12 bulan #13
8 - 12 bulan #14
1 - 3 tahun #15
3 - 12 tahun #16
> 12 tahun #17

Frekuensi Dilatasi
tiap 1 hari 1x dalam satu bulan
tiap 3 hari 1x dalam satu bulan
tiap 1 minggu 2x dalam satu bulan
tiap 1 minggu 1x dalam satu bulan
tiap 1 bulan 1x dalam tiga bulan

Kalibrasi anus tercapai dan orangtua mengatakan mudah mengejan serta tidak ada rasa nyeri dilakukan 2x selama 3-4 minggu. Merupakan indikasi tutup kolostomi, secara bertahap frekuensi diturunkan.
Sebaiknya bila sewaktu didilatasi kembali terjadi penyempitan, nyeri, kesakitan, serta perdarahan, lakukan prosdeur ulang dari awal

Kalo kurang jelas silahkan tanyakan ke residen, karena paz aq baca revealed memang kurang jelas, dan penjelasan residen, menambah ketidakjelasanku... Rest n Study... Maju dokter Indonesia.

Jangan lupa, lapor ke seketaris bedah anak pada hari pertama untuk mendapatkan tugas dari dr. Akhmad Makmudi Sp.BA, biasanya dikasih soal seperti ini. download aja, Jika ingin mendapatkan jawabannya, silahkan memberikan balasan di komentar

dr. Akhmad Makmudi, biasanya juga akan menanyakan, ileus obstruktif atas dan bawah, mana yang paling berbahaya? atas atau bawah? kita harus tahu dulu komplikasi dari ileus, salah satunya yang paling bahaya adalah sindrom kompartemen, jadi jawabannya adalah ileus bawah, karena pada ileus atas jika pasien muntah, perut jadi kempes, sehingga gak terjadi sindrom kompartemen, sedangkan pada ileus bawah, walaupun pasien muntah, perut sebelah bawah masih kembung, sehingga tidak menghilangkan sindrom kompartemen, yup smoga kalian tutorial dan refleksi dapat A/B.

Baca Selanjutnya..

Tuesday, November 18, 2008

Growth Chart WHO

Silahkan bagi yang membutuhkan file panjang badan untuk umur dapat didownload pada situs WHO ini :
Girls Z-Score 11.02Mb pdf
Girls Percentile 10.54 Mb pdf
Boys Z-Score 11.04 Mb pdf
Boys percentile 10.57 Mb pdf

Baca Selanjutnya..

Friday, November 14, 2008

Ahirnya Ngeblog lagi

Maafkan aq para blogwalker setia, sudah lama gak ngeblog dikarenakan kesibukan di dunia perkaosan perkoasan. Selain itu juga dikarenakan penyakit malas penulis kambuh (gmana ya cara nyembuhin penyakit malas?). Saat ini aq sedang menyiapkan kumpulan soal UKDI (Ujian Kompetensi Dokter Indonesia-kalo gak salah) dalam bentuk html, diharapkan dalam bentuk Mini Quis dapat membantu TS mempermudah belajar. Smoga kita semua lulus dalam ujian UKDI. Walau ujian UKDIku masih tahun depan.

Baca Selanjutnya..

Wednesday, October 15, 2008

Bimbingan Koas (BIKO) hari kedua dan ketiga

Yup, kita ketemu lagi dengan biko (bimbingan koas) hari kedua dan ketiga. Kenapa kugabungkan kedua bimbingan itu? karena di kedua hari itu lumayan sedikit aktivitas yang dilakukan oleh kelompok kami.

Pada hari selasa, seperti biasa kami menunggu di kandang ruang koas yang saat panas ini. Tidak ada tanda-tanda dari satu dokter pun yang ingin membimbing kami. Akhirnya kami menghabiskan waktu dengan mengakses wifi yang ada di obsgin karena server bedah terprotect dengan password. Kebanyakan menghabiskan waktu dengan membaca buku dan bersendau gurau dengan teman-teman.

Ketika santai-santainya membaca buku, tiba-tiba dr. noko datang, waktu itu aq sedang membaca buku dan membelakangi dr. noko, dr. noko menepuk pundakku, "hei, gimana? sudah dibaca PR-nya?", "sudah dok" jawabku, "apa?" balasnya. Jadi yang dimaksud dengan D pada singkatan ABCD yang disampaikan pada sesi sebelum ini adalah disability, maksudnya kecurigaan terhadap adanya "Brain injury". Cara memeriksanya secara singkat dapat dilakukan dengan metode AVPU atau dengan cara sulit dengan metode GCS. Karena jawaban itu, aq diminta duduk didekat dengan dr. noko dan disuruh menjelaskan dihadapan teman-teman but tiba-tiba aq jadi bloking wa ka ka... 

Dr. Noko menjelaskan secara rinci dari Emergency management, dari menilai Airway hingga menilai brain injury. Untuk menilai airway dapat dilihat dari suaranya, menyingkirkan lidah yang jatuh pada pasien tidak sadar, dapat kita lakukan metode chin lift. Kemudian menilai breathing terutama pada tiga kasus. yaitu flail chest, open penumothorax, dan tension pneumothorax. Selain itu juga menilai penyakit2 seperti ASMA dan PPOK. Untuk menilai circulation, terutama diraba akralnya dan nadinya. Dan terakhir menilai brain injury dipriksa dengan metode cepat AVPU (Alert, Verbal, Pain, Unrespon). Misal pasien itu sadar spontan, berarti alert, jika harus respon dengan dipanggil, berarti verbal, jika harus respon dengan disakiti(dicubit-red), berarti pain, dan yang terakhir tidak respon dengan stimulus verbal dan pain.

Tips trik dengan dr. Noko, pada hari pertama dulu, dr. Noko meminta kita berlatih melakukan aseptic procedure, PERHATIKAN dengan seksama yang dilakukan beliau, dan beliau akan menanyakan apakah tindakan yang beliau praktekkan benar atau tidak, ketika aq, dia menunjukkan hal yang salah walau dimataku terlihat benar, misal dia mempraktekan cara menggunakan handuk setelah cuci tangan, waktu itu dia sengaja memegang handuk setelah selesai menggunakan, padahal seharusnya handuk itu dibuang/disingkirkan.

Hari kedua bedah ini selesai dengan menghabiskan waktu untuk menunggu dr. Agus Barmawi yang sedang melakukan tindakan bedah, yang berakhri dimundurnya Biko dengan beliau.. hiks nunggu sampai jam 2.

Hari ketiga ini, kita dipertemukan dengan Prof. dr. Armis, SpB, Sp.OT, FICS. (namanya panjang ya). Dr Armis menjelaskan sedikit overview tentang "history taking" dengan logat bahasa inggris yang kental, kita sudah tidak mendengarkan kata-kata "and soon" yang sering diperdengarkan oleh beliau ketika kita kuliah. Beliau sangat suka dengan mahasiswa yang aktif bicara, jadi tipsku.. sebelum bertemu beliau, carilah sebuah ide pertanyaan, dan tentu saja dengan bahasa inggris agar tampak keren he he he he.

Sampai saat ini tulisan ditulis, kita masih menunggu kedatangan dokter, smoga paling tidak hari ini dapat 2-3 tanda tangan lah.. Minggu pertama bedah memang harus kalian manfaatkan untuk belajar.... Sistem minggu pertama bedah ini harus diREFORMASI.. karena jadwal kita benar-benar menyesuaikan dengan keadaan staf dan usaha kita mendapatkan bimbingan.

Baca Selanjutnya..

Sunday, October 12, 2008

Biko Pertama Bedah

Hari ini aq baru saja masuk ke stase bedah, mirip dengan ritual-ritual kakak minggu kami, kami diwajibkan mencari dokter-dokter yang ada di list jadwal yang sudah diberikan oleh mbak prof Yuss. Tujuan mencari dokter ini adalah untuk mendapatkan bimbingan koasisten sehingga nantinya di dalam menjalani stase tidak macet, tersesat, kurang semangat. Biar "EH" gitu lho....

Pertama kali, kami janjian dengan Kepala Bagian, tapi beliau baru ada operasi, sehingga kami diharuskan menunggu selama satu jam. Waktu satu jam itu kumanfaatkan untuk mengembalikan buku perpustakaan fakultas. Selang selesai mengembalikan buku dan mampir ke mbak ika, tiba2 datang telepon (maksudku berdering) dari Mr. D dengan pesan singkat begini "Saiki karo dr. Noko". Weks, spontan saja, aq kaget dan berlari2 ke RS. Sardjito, padahal baru setengah jam sejak aq pergi. Fiuh untuk saja belum mulai, tapi pas biko diberi sedikit "wejangan" karena kita baru hari pertama koq sudah kelayapan... intinya "Kalian itu kurang sopan"... Maafkan kami dok..

dr. Noko, memberikan sedikit gambaran kasus yang ada dibedah, diantaranya ada kasus bedah emergency dan elektif. Pada kasus emergency dan elektif dapat dibagi lagi menjadi kasus yang sederhana dan kasus yang sulit. Sebagai dokter umum, kami harus dapat melakukan terapi definitif terhadap kasus emergency yang sederhana dan kasus elektif yang sederhana. Sedangkan untuk kasus2 rumit, kami harus dapat mendiagnosis, memotivasi, dan merujuk pasien. Kemudian sesi dengan dr. Noko dilanjutkan dengan pelatihan aseptik.

Setelah bertemu dengan dr. Noko, kami dipertemukan lagi dengan dr. isihandono, beliau adalah dokter spesialis bedah plastik. Beliau menerangkan ruang lingkup dari bedah plastik, dari kasus luka bakar hingga kasus tumor (terutama basal cell carcinoma).

Terakhir kami dipertemukan oleh kepala bagian, dr handoko. Satu yang kuingat dari perkataan beliau, "Kalian di sini seperti di restoran ALL-U-CAN-EAT", kemudian beliau bertanya, coba apa yang tidak boleh dilakukan di restoran ALL-U-CAN-EAT?? yang beliau maksudkan... Kalian boleh melakukan apa saja di stase bedah ini asalkan tidak merusakkan barang, bikin keributan, melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain...

Yuup mungkin itu sebagian yang kudapatkan di stase bedah pada hari ini.. see u next...

Baca Selanjutnya..